Selasa, 30 Oktober 2007

Konsumsi Tinta Cetak

Biaya pemakaian tinta bisa menjadi faktor penting dalam kalkulasi biaya cetak yang dapat mencapai 2% hingga 10% total biaya untuk produk cetakan. Menghitung aproksimasi pemakaian tinta cetak dalam merencanakan produksi adalah hal yang cukup rumit, karena banyaknya faktor yang sulit dihitung secara linear, mulai dari jenis dan warna tinta, jenis kertas serta ratio penintaan, ukuran dan jumlah cetakan adalah parameter yang tidak mudah untuk dihitung.

Berlebihan dalam membeli tinta cetak akan meningkatkan biaya inventori dan umur tinta akan mempengaruhi kesehatan penyimpanan tinta cetak. Sebaliknya kekurangan tinta cetak dalam produksi akan menimbulkan masalah dalam menjaga mutu cetakan serta menimbulkan biaya berhenti operasinya mesin cetak.

Urutan pemakaian tinta
Perencana Produksi Cetakan yang handal akan membuat tabel parameter tersebut di atas dan mengimplementasikan dalam bentuk worksheet. Beberapa konsultan cetak juga menawarkan program - program tersebut untuk mempermudah perencana dalam meng estimasi pemakaian tinta cetak.

Lebih lengkap tentang hal ini dapat dibaca di: Graphic Arts Technical Foundation (GATF)/1999: "Handbook of Graphic Arts Equations" karangan Manfred H. Breede. Buku yang dilengkapi dengan program "ABACUS", menguraikan hal tersebut diatas pada hal. 137 - 141.

Beberapa tabel dan uraian di email ini adalah saduran dari buku tersebut di atas.

Urutan Pemakaian Tinta (dari yang paling rendah sampai yang paling tinggi):

1. Jenis Kertas: Enamel paper < Coated paper < Matte & dull coated paper < Uncoated paper

2. Jenis & Warna: Tinta Hitam < OPV & Tinta Dasar/Transparent < Hijau & Ungu < Magenta < Kuning Proses & Cyan < Perak < Tinta Flourescent < Tinta Logam < Putih Opaque

Konstanta Pemakaian Warna & Kertas
Cross Table konstanta Pemakaian Warna&Kertas adalah:

Enamel Coated Matte Uncoated

1. Hitam 425 390 375 275
2. OPV 400 375 350
3. Transparent 400 380 375 250
4. Hijau 360 350 335 235
5. Ungu 360 350 335 235
6. Kuning Proses 355 355 340 225
7. Cyan 355 340 335 220
8. Magenta 350 345 340 225
9. Perak 335 300 285 220
10. Flourencent 270 240 240 160
11. Logam 215 200 200 130
12. Putih Opaque 200 175 165 135

Rumus pemakaian tinta
Rumus pemakaian tinta adalah:

(Luas Area Gambar dalam inch x Jumlah Cetakan x Jenis Area Penintaan) / (Konstanta Warna&Kertas x 1000) = .... lb.

dimana jenis Area Penintaan adalah sebuah faktor konstanta yang meningkat sesuai dengan jenis penintaan. Jenis text diasumsikan 1.0 dan blok penuh (full solid) 1.1. Berat tinta dinyatakan dalam lb atau pound, dengan konversi 1 kg = 2.2 lb.

Contoh:
Pemakaian tinta hitam pada cetakan 17"x21" Area Penintaan sebuah broshure coated paper dengan estimasi 70% text dan 30% solid dengan jumlah cetakan sebanyak 175000 lembar =

(17 x 21 x 175.000 x 1.03) / (390 x 1.000) =

64.349.250 / 390.000 = 164,998 lb dibulatkan menjadi 165 lb.

Tidak ada komentar: